Bekasi, INDO RI com, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama seluruh pihak terkait menyatakan komitmen untuk menjaga pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak agar berlangsung aman, tertib, jujur, demokratis, dan bermartabat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Bekasi yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kamis, 17 09 2026
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, unsur Forkopimda, jajaran Polres Metro Bekasi, TNI, para camat, ketua KPPS di desa yang melaksanakan Pilkades, serta para calon kepala desa se-Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Asep mengatakan Pilkades bukan sekadar momentum untuk menentukan sosok yang akan memimpin desa. Menurutnya, Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, deklarasi damai ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman, tertib, jujur, dan demokratis,” ungkapnya.
Ia meminta seluruh calon kepala desa menjadikan kontestasi Pilkades sebagai ruang untuk berkompetisi secara sehat dengan menawarkan gagasan, program, dan visi terbaik bagi masyarakat.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik di tingkat desa tidak boleh menjadi alasan untuk memutus hubungan persaudaraan maupun menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
“Silakan berkompetisi, sampaikan visi dan gagasan terbaik, serta yakinkan masyarakat. Tetapi setelah seluruh tahapan selesai, kita harus kembali bersatu sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh calon kepala desa agar siap menerima apapun hasil pemilihan yang telah ditetapkan.
“Menang ataupun kalah, harus siap menerima hasilnya. Karena yang kita pertaruhkan bukan hanya kemenangan dalam pemilihan, tetapi juga persatuan dan ketenteraman masyarakat desa,” tegasnya.
Tak hanya calon kepala desa, Asep juga mengingatkan para tim pendukung agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik, provokasi, maupun penyebaran informasi yang tidak benar.
Menurutnya, dukungan terhadap calon harus tetap dilakukan dalam koridor yang sehat dan tidak mengorbankan keamanan serta ketenteraman masyarakat.
“Mari kita jaga agar kompetisi ini tidak berkembang menjadi konflik. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilkades meninggalkan perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Asep menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengamanan Pilkades Serentak.
Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan lancar hingga proses penetapan hasil.
“Jaga ucapan, jaga sikap, jaga pendukung, dan jaga persaudaraan,” pesannya.
Sebanyak 154 desa di Kabupaten Bekasi akan melaksanakan Pilkades Serentak. Melalui deklarasi damai tersebut, Pemkab Bekasi berharap seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung aman, damai, tertib, demokratis, dan bermartabat.tutupnya.( gepas)
