Merasa Kebal Hukum YMC Gunakan Tangan Besi Usir Pedagang di Luar Batas Tanah Miliknya

LAMPUNG TENGAH, INDO RI.Com. Warga RT 024 LK V di sekitar Rumah Sakit YMC Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, mengeluhkan minimnya kepedulian dan kontribusi sosial dari pihak manajemen rumah sakit.

Meski telah beroperasi kurang lebih selama 15 tahun, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut dinilai belum memberikan dampak positif maupun bantuan nyata bagi masyarakat sekitar.

​Keluhan utama warga menyasar pada krisis air bersih yang kerap terjadi setiap memasuki musim kemarau. Padahal, usulan pembuatan sumur bor sebagai bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) telah berulang kali diajukan kepada manajemen RS YMC, namun hingga kini tidak kunjung direalisasikan.

​”Boro-boro mau CSR mas, kami warga di sini bila musim kemarau tiba, kami kesulitan air bersih. Sudah berulang kali kami minta pihak manajemen RS untuk membuat sumur bor, namun hingga saat ini tidak juga terealisasi,” keluh salah satu warga setempat saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
​
Selain persoalan air bersih dan ketiadaan CSR, warga juga soroti tata kelola hubungan eksternal rumah sakit yang dinilai kurang humanis.

Menurut penilaian warga, komunikasi dan kerja sama eksternal manajemen RS YMC diduga didominasi oleh seorang mantan anggota kepolisian berinisial AN yang bertindak sebagai kepala keamanan.

​Gaya kepemimpinan dan penanganan hubungan eksternal tersebut dinilai warga beroperasi dengan pendekatan yang kurang baik dan cenderung represif.

Situasi kian memanas setelah beberapa hari lalu sejumlah pedagang kecil yang biasa mengais rezeki di area sekitar rumah sakit mendadak diusir oleh pihak keamanan dengan alasan mengganggu arus keluar-masuk kendaraan.

​Tindakan penertiban tanpa solusi tersebut memicu kekecewaan yang mendalam dari warga sekitar dan pedagang.

Warga berharap pihak pemilik RS YMC dan pemerintah daerah Lampung Tengah dapat turun tangan melakukan evaluasi terhadap manajemen rumah sakit serta memfasilitasi dialog guna menyelesaikan permasalahan CSR, krisis air bersih, dan hubungan kemasyarakatan di lingkungan RS YMC Bandar Jaya.
Red.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *