SMAN 2 Tambun Selatan Siap Jadi Sekolah Unggulan Jawa Barat

BeKASI,INDO RI. Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melakukan kunjungan ke SMAN 2 Tambun Selatan yang mendapat kepercayaan sebagai Sekolah Maung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (23/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, dr. Asep Surya Atmaja didampingi Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Rina Parlina, Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman dan Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan Burhanudin.
Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan guna menunjang program Sekolah Maung.
“Alhamdulillah hari ini saya melakukan kunjungan kedua ke wilayah Tambun, khususnya ke SMAN 2 Tambun Selatan. Saya didampingi oleh Kepala Sekolah, IBU KCD, dan Ketua Komite untuk melihat secara langsung kondisi sekolah yang mendapat kepercayaan sebagai Sekolah Maung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Menurutnya, penunjukan SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Sebagai pemerintah daerah, tentu kami tidak bisa tinggal diam. Ini adalah satu-satunya sekolah di Kabupaten Bekasi yang mendapat kepercayaan tersebut. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Asep mengaku menemukan sejumlah kebutuhan yang masih harus dipenuhi, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas pendukung pembelajaran. Ia menyebutkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Tadi saya sudah berkeliling bersama Kepala Sekolah dan mendengar berbagai keluhan terkait kebutuhan infrastruktur. Jika mengandalkan APBD Kabupaten Bekasi maupun APBD Provinsi Jawa Barat, tentu ada keterbatasan. Karena itu kami mulai mencari solusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perbankan maupun perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Asep bahkan berencana mengundang perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi agar dapat berkontribusi melalui program CSR yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk mendukung sektor pendidikan.

Saya memiliki keinginan untuk mengumpulkan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi agar CSR yang mereka miliki benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi. Salah satunya untuk mendukung fasilitas dan kebutuhan Sekolah Maung ini,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Plt Bupati Bekasi juga menekankan pentingnya pemenuhan sarana penunjang pendidikan berbasis teknologi. Dalam dialog dengan pihak sekolah, ia turut menanyakan kebutuhan perangkat digital seperti server, laptop, serta fasilitas penunjang lainnya.
“Kita tidak hanya berbicara soal gedung dan bangunan. Saya juga menanyakan kebutuhan server, laptop, dan berbagai sarana penunjang lainnya. Faktor-faktor tersebut sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas,” katanya.
Ia berharap melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pihak sekolah, SMAN 2 Tambun Selatan dapat berkembang menjadi sekolah unggulan yang mampu melahirkan generasi muda berkualitas dan calon pemimpin masa depan.
“Yang ingin kita bangun bukan hanya sekolah yang bagus secara fisik, tetapi juga ekosistem pendidikan yang mampu mencetak siswa-siswi unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Dengan kolaborasi yang baik, saya optimistis Sekolah Maung ini dapat menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat,” tandasnya.
Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan Burhanudin, mengatakan sekolahnya dipilih setelah memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan, di antaranya memiliki akreditasi A, tidak memiliki sekolah terbuka, serta memiliki rekam jejak prestasi akademik dan non-akademik yang baik.
“Terpilihnya SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya siswa-siswa berprestasi dan memperkuat budaya belajar yang kompetitif serta positif,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program Sekolah Maung juga harus didukung oleh peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana-prasarana, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas penunjang kegiatan siswa.

Burhanudin berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus mengalir agar SMAN 2 Tambun Selatan mampu menjadi sekolah unggulan yang membanggakan ( Gepas)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *