Sejumlah Penyimpanan Kayu Palet Alami Kebakaran

Bekasi,INDO RI com. Sejumlah lapak penyimpanan kayu palet di Desa Kedungwaringin kab bekasi habis di lalap si jago merah, Rabu petang 14/06/2026 ,

Begitu dapat informasi dari warga Dinas Damkar menerjunkan delapan unit armada dari berbagai pos untuk mengatasi terjadinya kobaran api

“Semula kami menerjunkan empat unit armada sebelum akhirnya meminta bantuan dari pos-pos lain akibat besarnya kobaran api,” kata Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Bohir di lokasi.

Ia mengatakan jenis material yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api dengan cepat melahap sejumlah bangunan semi permanen tempat penyimpanan palet , sehingga membutuhkan tambahan unit pemadam agar area kebakaran tidak semakin meluas.

“Tambahan armada pemadam kebakaran berasal dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemkab bekasi serta bantuan dari TNI sehingga total ada delapan unit yang diterjunkan ke lokasi, katanya.

Setelah berjibaku selama satu jam lebih, petugas akhirnya berhasil memadamkan api, Jumlah bangunan terdampak masih dalam proses pendataan,” ucapnya.

Meski kondisi telah padam, pihaknya hingga kini masih menyiagakan armada pemadam di sekitar lokasi untuk melakukan proses pendinginan pada sejumlah titik terdampak guna mencegah api menyala kembali.

Bohir mengakui selain akibat material mudah terbakar, lokasi kebakaran di Jalur Pantura itu turut menjadi kendala penanganan secara cepat mengingat ruas jalan itu mengalami macet parah sehingga mempengaruhi mobilitas armada menuju lokasi.

“Kepadatan kendaraan terjadi di kedua arah saat insiden kebakaran. Ditambah masyarakat dan pengendara yang ingin melihat dari dekat. Namun saat ini arus lalu lintas sudah berangsur normal,” katanya.

Ia juga mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Untuk sementara tidak ada laporan korban jiwa.( gepas)

Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-46 Kepada Kadisdikbud Lampung, Kepala Sekolah SMKN 2 Metro : Teruslah Menjadi Teladan Kemajuan Pendidikan

Lampung Tengah, Indo Ri.Com. Momentum bahagia menyelimuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., yang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-46.

Ucapan selamat, doa, dan apresiasi mengalir deras dari berbagai kalangan, salah satunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat. Salah satunya dari Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Metro,
​menyampaikan ucapan selamat secara khusus atas bertambahnya usia birokrat muda yang dikenal visioner tersebut.
​”Selamat Ulang Tahun yang ke-46 kepada Bapak Thomas Amirico, S.STP., M.H.

“Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan yang prima, kebahagiaan bersama keluarga, serta kekuatan lahir dan batin dalam memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, ujarnya. Rabu (15/7/2026)

​Lebih lanjut, Pak Harjimat S.Pd., M.Pd., juga menyampaikan harapan besar agar di usia yang semakin matang ini, Kadisdikbud Lampung dapat terus membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Bumi Ruwa Jurai. Rekam jejak kepemimpinan Thomas Amirico dinilai memberikan warna baru yang progresif.

​”Kami berharap Bapak Thomas Amirico terus menjadi teladan bagi jajaran di bawahnya dan tetap menjadi penggerak utama dalam memajukan mutu serta kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

​Sinergitas dan pengawasan dari stakeholder diharapkan dapat terus berjalan beriringan dengan kebijakan solutif dari Disdikbud Lampung demi melahirkan generasi emas Lampung yang cerdas dan berkarakter ungkap Harjimat diselah selah kesibukannya sebagai Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Metro.
Red.

BNK Gelar Kegiatan HANI Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Beasi, INDO RI com. Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemasangan spanduk HANI 2026 di sejumlah titik di Kabupaten Bekasi pada Jumat (26/6/2026). Puncak kegiatan dilanjutkan dengan Turnamen Bulutangkis Masyarakat yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) malam di Perumahan Villa Bekasi Indah I RW 12, Kecamatan Tambun Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga merupakan salah satu media yang efektif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan seperti ini langsung menyentuh masyarakat. Selain menyehatkan, olahraga juga menjadi alternatif positif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba,” ujar Asep.

Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, mengatakan turnamen bulutangkis diikuti perwakilan dari 17 RT dengan total 53 peserta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Dengan Bulutangkis Hidup Sehat dan Bahagia Tanpa Narkoba.”

Menurut Susilo, olahraga tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kebugaran, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Ketua RW 12 Perumahan Villa Bekasi Indah I dan dihadiri tokoh masyarakat, unsur pemuda, serta warga setempat.

BNK Kabupaten Bekasi juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pelaksana Peringatan HANI 2026, Suyanto, beserta Karang Taruna yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga dapat berjalan dengan lancar.

Susilo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi narkoba.

“Dengan semangat kebersamaan melalui olahraga, kami berharap Kabupaten Bekasi dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, berprestasi, serta Bersih dari Narkoba (Bersinar), sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya. ( Gepas)

Diduga Tidak Bayar Pajak Penghasilan, CV GSTD Merugikan Negara

Lampung Tengah, Indo Ri.Com.
Rumah produksi pembuatan timbangan digital yang berada di wilayah Kelurahan. Yukum Jaya, Kecamatan. Terbanggi Besar, Lampung Tengah, di duga beroperasi tidak memiliki izin resmi.

Di bawah CV. General Scale Timbangan Digital yang diketahui milik Budi sudah beroperasi sejak beberapa tahun yang lalu, dari keterangan sumber yang menyebut bahwa awalnya memiliki izin, namun sejak 2 tahun terakhir izin operasi mati, dan sudah tidak di perpanjang dengan alasan rumah produksi sudah stop beroperasi.

“Tetapi meski izin tidak ada, tetapi operasi pembuatan timbangan digital itu masih aktiv terus beroperasi hingga saat ini,” ujar sumber yang enggan identitasnya di publis, Minggu (12/7/2026).

Bahkan menurut sumber menyebut, karena izin operasi pembuatan timbangan digital itu tidak memiliki izin resmi lagi sehingga, rumah produksi di buat secara tertutup, seolah-olah tidak ada kegiatan yang berjalan.

“Kalau sepintas kita lihat dilokasi tampak tertutup, tetapi setiap harinya didalam lingkungan rumah tersebut masih mengerjakan pembuatan timbangan,” tutur sumber.

Dalam hal ini jelas memproduksi atau merakit timbangan digital tanpa izin edar dan tanda tera yang sah dari pemerintah merupakan pelanggaran hukum. Di Indonesia, kegiatan ini diatur ketat untuk melindungi konsumen dari kecurangan dan memastikan keakuratan pengukuran.
Dimana, pembuatan dan peredaran alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) tunduk pada peraturan berikut: UU NO.2 Tahun 1981 tentang Metrologi LegalMewajibkan setiap pembuatan, perakitan, dan perbaikan alat timbang memiliki izin instansi berwenang agar mudah diawasi dan memenuhi kualifikasi keahlian. UU NO.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen melarang pelaku usaha memproduksi barang yang tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Red.

Pastikan Semua Anak Usia Sekolah Tetap Mendapat Akses Pendidikan

BEKASI, INDO RI com. Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengungkapkan masih kekurangan sekitar 2.500 ruang kelas. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat daya tampung sekolah negeri belum mampu mengakomodasi seluruh calon peserta didik pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, ST.,M.Si., mengatakan penambahan ruang kelas menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh sekolah dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam satu sif.

“Kalau ingin seluruh proses belajar mengajar berjalan dalam satu sif, Kabupaten Bekasi masih kekurangan sekitar 2.500 ruang kelas,” Selasa (7/7/2026).

Meski begitu menurut Imam Faturochman keterbatasan kapasitas sekolah negeri masih dapat diimbangi dengan keberadaan sekolah swasta yang hingga kini masih memiliki kursi kosong.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, terus berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan, baik melalui sekolah negeri maupun swasta.

“Kami berusaha memberikan akses pendidikan yang baik bagi masyarakat. Sekolah swasta juga menjadi bagian dari solusi karena masih memiliki daya tampung,” ujarnya.

Imam menjelaskan, penetapan kuota peserta didik baru dilakukan berdasarkan usulan masing-masing sekolah dengan mempertimbangkan jumlah lulusan, ketersediaan tenaga pendidik, serta kondisi sarana dan prasarana.

Ia menegaskan, jumlah siswa dalam setiap rombongan belajar harus tetap mengikuti standar agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.

“Untuk SD idealnya satu rombongan belajar berisi 28 siswa, sedangkan SMP 32 siswa. Kalau dipaksakan melebihi kapasitas, tentu akan berdampak pada kenyamanan dan kualitas pembelajaran,” katanya.

Terkait keluhan masyarakat mengenai keterbatasan daya tampung di SDN 03 Muktiwari dan SMPN 7 Cibitung, Disdik telah berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Bekasi guna membahas kebutuhan penambahan ruang kelas.

Menurut Imam, SMPN 7 Cibitung merupakan sekolah yang relatif baru sehingga jumlah ruang kelas yang tersedia belum sebanding dengan tingginya kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DPRD terkait kebutuhan ruang kelas di SMPN 7 Cibitung. Memang sekolah itu masih baru sehingga ruang kelasnya belum ideal dibandingkan jumlah calon peserta didik di sekitarnya,” ujarnya.

Meski masih ada calon peserta didik yang belum diterima di sekolah tujuan, Imam memastikan pemerintah daerah terus mencari langkah penyelesaian agar seluruh anak tetap memperoleh hak atas pendidikan.

“Insyaallah persoalan ini bisa ditangani dengan baik. Yang terpenting seluruh anak tetap mendapatkan haknya untuk bersekolah,” pungkasnya. (Gepas)

Jajaran Administrasi, dan lnspektorat Kab.Lamteng Menerima Surat Pemberitahuan Terkait Penetapan Status Tersangka Sekertaris Pemerintah Daerah

Lampung Tengah, ind ri.com.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, secara resmi telah menerima surat pemberitahuan terkait penetapan status tersangka terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Welly Adiwantra.

Surat penyampaian tersebut diterima langsung melalui jajaran administrasi, dan lnspektorat Kab.Lamteng. Dari keterangan, Ass.lll SetdaKab.Lamteng, Eko Dian Susanto membenarkan adanya surat masuk tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah strategis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar roda pemerintahan tidak terganggu.

​”Kami sudah mendapat informasi, soal surat resmi dari Polda Lampung, soal penetapan status tersangka Sekda, Dan itu kami dapat dari lnspektorat. Dan terkait hal itu sudah kita sampaikan ke Plt.Bupati, l Komang Koheri,” ujar Ass.lll Setda, Jum’at (3/7/2026).

Saat ini lanjutnya, berkas tersebut sudah diteruskan kepada Plt.Bupati untuk ditindaklanjuti. Namun, dalam hal ini Pemkab.Lamteng, menegaskan akan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

​Guna memastikan pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap berjalan normal, Pemkab.Lamteng, sedang menyiapkan beberapa langkah cepat, antara lain, menggelar rapat terbatas bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Bagian Hukum.

​Penunjukan Plt/Pj Sekda, guna menyiapkan opsi penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) atau Penjabat (Pj) Sekda dalam waktu dekat agar tidak terjadi kekosongan pimpinan administrasi.
Dan, memberikan ruang bagi yang bersangkutan untuk fokus menghadapi proses hukum yang disangkakan.

Menyikapi hal itu, Ketua NGO JPK Koorda Lamteng, Uncu Wenda mengingatkan khususnya kepada Plt.Bupati Lamteng, untuk segera menunjuk Plt pejabat Sekda, agar roda perintahan dan birokrasi tidak terhambat.

“Saya minta dalam waktu dekat ini Plt.Bupati telah menunjuk Plt.Sekda. Artinya, dengan telah di terimanya surat dari Polda Lampung soal status tersangka Sekda, tidak ada lagi alasan Pemkab Lamtemg, mengulur-ulur waktu,” tegas Uncu.
Red.

DPMD Lakukan Penyesuaian Penyatuan Data Desa Bagi Pemilih Untuk Pilkades 2026

Bekasi.INDO RI com. Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan penyesuaian penyatuan data desa bagi pemilih untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso menyebut penyatuan data desa yang menjadi konsep Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berjalan.
hingga akhir pekan lalu sebanyak 99 dari 154 desa telah menyerahkan data kependudukan untuk dilakukan validasi.

“Konsep untuk penyatuan satu data yang diminta Pak KDM, nanti data yang sudah masuk akan dikembalikan lagi ke desa masing-masing. Dari 154 desa, sampai Jumat kemarin sudah 99 desa yang menyerahkan data ke pusat untuk penguatan data pemilih,” kata dia, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurutnya, pengumpulan data tersebut bukan untuk meminta kembali dokumen kependudukan masyarakat, melainkan mencocokkan data yang telah dimiliki pemerintah dengan data yang dimiliki panitia penyelenggara di tingkat desa.

“Kalau masyarakat bertanya, ‘Saya tidak memberikan kartu keluarga, bagaimana datanya bisa ada?’ Ya karena datanya memang sudah ada. Yang dilakukan sekarang adalah memastikan validitasnya melalui proses pencocokan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data yang dihimpun berasal dari basis kartu keluarga sehingga seluruh anggota keluarga dapat teridentifikasi dalam satu sistem.

“Nanti data itu direkap dari kartu keluarga. Di situ terlihat suami, istri, anak, semuanya menjadi satu paket data. Setelah diverifikasi, datanya akan dikembalikan lagi ke desa masing-masing sebagai data yang sudah diperkuat,” jelasnya.

Iman mengatakan proses validasi telah mulai dilakukan di sejumlah desa, salah satunya Desa Karangsari. Menurutnya, pencocokan data di lapangan menjadi tahapan penting agar daftar pemilih yang digunakan benar-benar akurat.

“Di Karangsari kemarin teman-teman sudah mulai melakukan pencocokan data. Itu yang sekarang sedang dikejar agar datanya benar-benar sesuai,” katanya.

Ia menambahkan, pengolahan data dilakukan secara digital meski proses penginputannya masih berlangsung secara offline.

“Sistemnya tetap digital. Penginputannya dilakukan secara offline. Setiap desa melakukan pengisian sesuai TPS masing-masing,” ungkapnya.

Menurut Iman, proses pengolahan data berlangsung cukup cepat berkat dukungan tim teknis.

“Untuk pengisian sekitar 7.000 data, minimal bisa diselesaikan dalam waktu 24 jam dengan dukungan tim IT Jawa Barat,” ujarnya.

Selain membahas penyatuan data, Iman juga menjelaskan mekanisme seleksi bakal calon kepala desa apabila jumlah pendaftar melebihi ketentuan. Ia menegaskan, jumlah calon kepala desa yang dapat ditetapkan maksimal lima orang.

“Kalau pendaftarnya lebih dari lima orang, ada konsep seleksi. Seleksinya dilakukan oleh lembaga independen. Hasilnya nanti yang ditetapkan maksimal lima calon kepala desa,” tandasnya.( Gepas)

Badan Narkotika Kab Bekasi Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba

B3kasi, INDO RI com, PT Komala Agung Langgeng Perkasa bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten Bekasi melakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Obat obatan terlarang terhadap karyawannya dalam rangka untuk antisipasi agar para karyawannya tidak terkontaminasi Narkoba.

Apresiasi dari Badan Narkotika Kabupaten Bekasi kepada PT.Komala Agung Langgeng Perkasa yang sangat peduli terhadap karyawannya dengan diberikannya pembekalan akan dampak buruknya Narkoba sehingga nanti mampu untuk menolak narkoba.

Perlu diketahui jika di suatu perusahaan ada karyawannya yang penyalahgunakan atau pengedar Narkoba maka sudalah bisa dipastikan bahwa perusahaan tersebut akan mengalami penurunan produktifitas, meningkatnya biaya lembur , meningkatnya absen, meningkatnya kecelakaan kerja, sering terjadinya perselisihan antar karyawan, pergantian karyawan dan masih banyak lagi hal hal lainnya. Adapun giat dilaksanakan pada hari sabtu 13 juni 2026 dan dihadiri oleh Kadus Ibut Bustomi Pemdes Sukadami, Eka Maulana HRGA PT.Komala Agung Langgeng Perkasa dan Aiptu Surono Babinkamtibmas polsek Cikarang Selatan.

Ucapan terimaksih kepada H.Tri Budi Utomo Dirut PT.Komala Agung Langgeng Perkasa yang disampaikan oleh Susilo Budianto dari Badan Narkotika Kabupaten Bekasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud peran serta untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi bersih narkoba dan Kabupaten Bekasi Bangkit Maju Sejahtera. dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan Contoh bagi Perusahaan Perusahaan yang lainnya agar dapat mengikutinya karena masih banyak perusahaan di Kabupaten Bekasi belum dapat melaksanakannya ungkap Susilo Budianto yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. ( Gepas)

SMAN 2 Tambun Selatan Siap Jadi Sekolah Unggulan Jawa Barat

BeKASI,INDO RI. Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melakukan kunjungan ke SMAN 2 Tambun Selatan yang mendapat kepercayaan sebagai Sekolah Maung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (23/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, dr. Asep Surya Atmaja didampingi Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Rina Parlina, Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman dan Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan Burhanudin.
Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan guna menunjang program Sekolah Maung.
“Alhamdulillah hari ini saya melakukan kunjungan kedua ke wilayah Tambun, khususnya ke SMAN 2 Tambun Selatan. Saya didampingi oleh Kepala Sekolah, IBU KCD, dan Ketua Komite untuk melihat secara langsung kondisi sekolah yang mendapat kepercayaan sebagai Sekolah Maung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Menurutnya, penunjukan SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Sebagai pemerintah daerah, tentu kami tidak bisa tinggal diam. Ini adalah satu-satunya sekolah di Kabupaten Bekasi yang mendapat kepercayaan tersebut. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh kebutuhan yang diperlukan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Asep mengaku menemukan sejumlah kebutuhan yang masih harus dipenuhi, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas pendukung pembelajaran. Ia menyebutkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Tadi saya sudah berkeliling bersama Kepala Sekolah dan mendengar berbagai keluhan terkait kebutuhan infrastruktur. Jika mengandalkan APBD Kabupaten Bekasi maupun APBD Provinsi Jawa Barat, tentu ada keterbatasan. Karena itu kami mulai mencari solusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perbankan maupun perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Asep bahkan berencana mengundang perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi agar dapat berkontribusi melalui program CSR yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk mendukung sektor pendidikan.

Saya memiliki keinginan untuk mengumpulkan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi agar CSR yang mereka miliki benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bekasi. Salah satunya untuk mendukung fasilitas dan kebutuhan Sekolah Maung ini,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Plt Bupati Bekasi juga menekankan pentingnya pemenuhan sarana penunjang pendidikan berbasis teknologi. Dalam dialog dengan pihak sekolah, ia turut menanyakan kebutuhan perangkat digital seperti server, laptop, serta fasilitas penunjang lainnya.
“Kita tidak hanya berbicara soal gedung dan bangunan. Saya juga menanyakan kebutuhan server, laptop, dan berbagai sarana penunjang lainnya. Faktor-faktor tersebut sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas,” katanya.
Ia berharap melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pihak sekolah, SMAN 2 Tambun Selatan dapat berkembang menjadi sekolah unggulan yang mampu melahirkan generasi muda berkualitas dan calon pemimpin masa depan.
“Yang ingin kita bangun bukan hanya sekolah yang bagus secara fisik, tetapi juga ekosistem pendidikan yang mampu mencetak siswa-siswi unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Dengan kolaborasi yang baik, saya optimistis Sekolah Maung ini dapat menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat,” tandasnya.
Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan Burhanudin, mengatakan sekolahnya dipilih setelah memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan, di antaranya memiliki akreditasi A, tidak memiliki sekolah terbuka, serta memiliki rekam jejak prestasi akademik dan non-akademik yang baik.
“Terpilihnya SMAN 2 Tambun Selatan sebagai Sekolah Maung merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya siswa-siswa berprestasi dan memperkuat budaya belajar yang kompetitif serta positif,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program Sekolah Maung juga harus didukung oleh peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana-prasarana, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas penunjang kegiatan siswa.

Burhanudin berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus mengalir agar SMAN 2 Tambun Selatan mampu menjadi sekolah unggulan yang membanggakan ( Gepas)

RSUD Cabang Bungin Membuka Pelayanan Medical Cekck Up Bagi Calon Kepala Desa Di Wilayah Utara

B3KASI,INA RI com,= Rumah Sakit Umum Daerah Cabangbungin membuka layanan Medical Check Up (MCU) bagi bakal calon kepala desa untuk memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tingkat Kabupaten Bekasi

Layanan MCU ini disiapkan bagi seluruh bakal calon kepala desa di Kabupaten Bekasi khususnya yang berada di desa wilayah utara.

Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, menyampaikan penyediaan layanan MCU merupakan bentuk dukungan rumah sakit terhadap kelancaran pelaksanaan Pilkades sekaligus memastikan setiap bakal calon memenuhi persyaratan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami berkomitmen
memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang profesional, akurat, transparan, serta sesuai standar medis bagi seluruh bakal calon kepala desa untuk mendukung kelancaran tahapan Pilkades. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi salah satu dokumen persyaratan dalam tahapan Pilkades,” ujarnya pada Rabu, (17/06/2026).

Dr. Erni Herdiani menjelaskan seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan oleh tim medis yang berkompeten secara profesional, objektif, dan menyeluruh. Pemeriksaannya meliputi pemeriksaan kesehatan jasmani atau fisik, pemeriksaan kesehatan rohani atau jiwa menggunakan metode Self Reporting Questionnaire (SRQ-29), serta pemeriksaan narkoba.
“Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut merupakan satu paket MCU yang menjadi persyaratan bagi bakal calon kepala desa. Kami memastikan setiap pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut, Direktur RSUD menambahkan paket MCU untuk bakal calon kepala desa cukup terjangkau yakni sebesar Rp324.000.
Pemeriksaan MCU sudah mencakup satu paket pemeriksaan lengkap seperti pemeriksaan jasmani atau fisik sebesar Rp30.000, pemeriksaan rohani atau jiwa menggunakan metode SRQ-29 sebesar Rp45.000, serta pemeriksaan narkoba sebesar Rp249.000. Untuk mempermudah proses pelayanan, RSUD Cabangbungin menyediakan pilihan pembayaran baik secara tunai maupun non-tunai melalui QRIS.

Seluruh biaya tersebut sudah mencakup satu paket pemeriksaan MCU. Kami berharap layanan ini dapat memudahkan bakal calon kepala desa untuk memenuhi administrasi persyaratan kesehatan pada Pilkades nanti,” kata Direktur RSUD.
Direktur RSUD menegaskan adapun tarif sebesar Rp324.000 sesuai pada Perda No 18 Tahun 2024 dan tidak memungut biaya diluar dari tarif tersebut.
Ia menambahkan setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, hasil MCU akan diterbitkan oleh RSUD Cabangbungin sesuai prosedur yang berlaku dan dapat digunakan sebagai salah satu dokumen persyaratan administrasi dalam tahapan Pilkades

Kami membuka layanan pemeriksaan MCU ini di setiap hari kerja, mulai hari Senin sampai Jumat pukul 08.00 hingga 16.00 WIB sore. Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi para calon kepala desa di Kabupaten Bekasi,” tandasnya.( Gepas)