Bekasi, INDO RI,com. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi membangun kebersamaan dan mengikuti kegiatan makan bersama dengan para Siswa sebelum siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar ( KBM ) di mulai.
Imam Faturochman mengatakan, kebiasaan sarapan sebelum belajar memiliki arti penting bagi anak. Selain memenuhi kebutuhan energi, sarapan bersama juga menjadi momentum membangun kebersamaan antara siswa, guru dan orang tua.
“Tergesa-gesa ke sekolah karena takut terlambat menjadi alasan paling umum kenapa anak sering melewatkan sarapan setiap hari. Padahal, sarapan itu penting, bukan sekadar mengatasi kelaparan, tetapi juga membantu kegiatan belajar anak di sekolah,” ujar Imam, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, sejumlah faktor dapat menyebabkan anak tidak sarapan, mulai dari bangun kesiangan, khawatir terlambat masuk sekolah, hingga kondisi anak yang merasa mual atau lelah sehingga enggan makan pada pagi hari.
“Hari ini di beberapa sekolah telah melaksanakan sarapan pagi sebelum kegiatan belajar mengajar. Suasana sarapan pagi bersama di sekolah menciptakan kehangatan, kebersamaan, dan interaksi yang akrab antara orang tua, guru dan siswa bahkan bikin anak lebih siap belajar,” katanya.
Imam menilai, suasana kebersamaan tersebut turut memberikan ruang bagi anak untuk memulai hari dengan kondisi yang lebih nyaman sebelum mengikuti pembelajaran.
“Kebersamaan seperti ini dapat membantu konsentrasi anak dalam kegiatan belajar mengajar. Karena ketika kebutuhan dasarnya terpenuhi, anak dapat lebih siap mengikuti proses pembelajaran,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beserta tim yang telah memenuhi kebutuhan sekolah melalui penyesuaian jadwal pengiriman makan bergizi gratis (MBG) pada pagi hari.
“Terima kasih kepada Kepala SPPG dan timnya yang telah memenuhi keinginan sekolah untuk jadwal pengiriman MBG di pagi hari. Ini menjadi dukungan penting agar anak-anak dapat menikmati makanan sebelum memulai kegiatan belajar,” tutupnya nya.( gepas)
